Kreatif
Selain inisiatif, kreatif menempati urutan kedua sebagai sifat yang harus dimiliki oleh seorang sekretaris.
Kapan seorang sekretaris harus kreatif ?? Cekidot......
- Pada saat ada tamu, dan bos ga mau ketemu karena merasa ga penting. Nah....saatnya kita kreatif untuk ngarang alasan yang jitu dan masuk akal.
- Pada saat ada telpon dan bos ga mau terima, itu juga membutuhkan kreatifitas tinggi untuk basa basi busuk.
- Pada saat membuat notulen meeting. Orang pasti udah bosen baca notulen meeting yang formatnya kaku banget. Saatnya kreatifitas kita ditantang. Buat notulen meeting yang menarik untuk dibaca. Misalnya dengan membuat kolom kolom agar lebih ringkas, tapi jangan terlalu lebay, misalnya dikasih gambar love love atau cupid
- Pada saat bos batalin acara meeting mendadak secara sepihak, nah ini udah merupakan kesalahan bos yang sistematis, terstruktur dan masif. Mau ga mau kita yang harus pasang badan untuk membuat alasan yang terdengar meyakinkan
- Pada saat bos membatalkan pembelian tiket, padahal pihak travel udah ngarep banget dapat orderan gede. Kita juga deh yang harus kreatif minta maaf dengan kata kata super manis.
Walaupun kita tau kalau kegiatan diatas itu dosa dan bertentangan dengan hati nurani, tapi itu resiko pekerjaan sekretaris, karena memang kita dibayar salah satunya untuk kreatif membuat alasan atau mengarang cerita demi menjaga nama baik atasan.
Tapi inget, jangan sampai kreatifitas kita kebablasan, itu bisa bikin dosa kita tambah berat.
Comments
Post a Comment